BATIK TULIS MEGA MENDUNG HOKOKAI Lihat lebih detail

BATIK TULIS MEGA MENDUNG HOKOKAI

BatikC-01

Produk baru

ADDITIONAL INFORMATION

Warna Dasar Biru
Panjang x Lebar 249 x 103 cm
Jenis Kain Katun Primisima
Teknik Produksi Batik Tulis
Jenis Pewarna Pewarna Alami
Asal Daerah Desa Ciwaringin, Jawa Barat

Lebih detail

10 item

Rp‎ 945.000,00

Rp‎ 945.000,00 per Kain

Info lainnya

Motif Mega Mendung merupakan batik pesisir yang dipengaruhi budaya Cina. Mega berarti awan, sedangkan mendung berarti cuaca yang sejuk (pertanda turun hujan), sehingga mega mendung dapat dikatakan sebagai kondisi awan saat akan turun hujan. Pesan yang dibawa oleh motif ini adalah agar seseorang mampu meredam amarahnya dan senantiasa membawa kesejukan. Ada pula yang berpendapat bahwa motif mega mendung merupakan simbolisasi proses hidup manusia. Garis yang tidak putus menggambarkan proses kehidupan dari mulai lahir, tumbuh, mati dan kehidupan setelah mati. Dahulu awan dalam motif mega mendung memiliki 7 gradasi warna, yang merupakan lambang dari 7 lapis langit, 7 lapis tanah, dan 7 hari dalam seminggu. Namun seiring perkembangannya, gradasi dalam motif awan di batik mega mendung tidak selalu berjumlah 7. Motif Mega Mendung ini dimodifikasi dengan motif Djawa Hokokai yang terpengaruh budaya Jepang. Nama Djawa Hokokai diambil dari nama organisasi bentukan Jepang yang beranggotakan orang Indonesia tetapi dipimpin orang Jepang. Motif kental akan budaya Jepang. Ciri-cirinya adalah warna kuning yang kuat, memakai gaya sushomoyo yaitu motifnya dimulai dari salah satu ujung kain dan menyebar ke tepi-tepi kain, tetapi tidak menyambung dengan motif serupa dari pojok yang berlawanan. Ciri khas lainnya adalah motif kupu-kupu di pinggir kain.